Kunker Panja RUU Pangan di BRMP Sulsel, BRMP Aneka Umbi Pamerkan Koleksi Lokal
Tim Panitia Kerja (Panja) Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja ke kantor BRMP Sulawesi Selatan dalam rangka menyerap aspirasi terkait penyusunan Revisi Undang-Undang (RUU) tentang Pangan. Agenda diskusi strategis ini dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Wali Kota Makassar, Kepala Badan BRMP, serta Kepala BRMP Aneka Umbi. Pertemuan lintas sektor ini menjadi wadah krusial untuk menyinergikan arah kebijakan pemerintah pusat dengan potensi dan realitas di daerah.
Dalam diskusi tersebut, pembahasan berfokus pada langkah-langkah konkret untuk mewujudkan kedaulatan, kemandirian, dan ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan. Masukan dari pemerintah daerah dan instansi terkait dinilai sangat penting agar regulasi yang baru mampu menjawab berbagai tantangan global yang memengaruhi sektor pertanian saat ini. Tantangan tersebut meliputi ancaman perubahan iklim, dinamika rantai pasok pasca-pandemi, hingga ketidakpastian geopolitik yang berdampak pada ketersediaan pangan pokok.
Salah satu solusi utama yang ditekankan dalam pertemuan ini adalah pentingnya optimalisasi sumber pangan lokal untuk mengurangi ketergantungan negara pada bahan impor. Pemerintah daerah didorong untuk lebih proaktif dalam mengembangkan komoditas alternatif pengganti beras dan gandum. Penguatan payung hukum melalui RUU Pangan ini diharapkan mampu melindungi serta mendongkrak produktivitas sektor pertanian lokal, sehingga kesejahteraan petani meningkat dan pasokan pangan masyarakat tetap terjamin.
​Sebagai wujud nyata dukungan terhadap program diversifikasi pangan tersebut, BRMP Aneka Umbi turut berpartisipasi dengan membuka stan pameran khusus di lokasi acara. Stan ini menarik perhatian para peserta karena menampilkan berbagai koleksi varietas umbi-umbian unggulan hasil eksplorasi dan pengembangan lembaga. Pameran ini tidak hanya bertujuan untuk menunjukkan potensi besar komoditas lokal, tetapi juga menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya umbi-umbian sebagai sumber karbohidrat alternatif yang tangguh dan bergizi untuk masa depan pangan Indonesia.